WELCOME

Minggu, 21 April 2013

Pendulangan


Wisata Tempat Pendulangan

Kawasan Pendulangan Intan Tradisional berada di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Bagi penduduk Desa Cempaka, mendulang intan merupakan mata pencaharian turun temurun. Para pendulang biasanya berkelompok-kelompok mengali lobang pada kedalam sekitar 10-12 meter dengan menggunakan perkakas tradisional dan metode lama. Mereka bekerja keras mengadu nasib. Bahan galian tersebut selanjutnya dicuci untuk mencari sebutir Intan, terkadang pendulang menemukan pula Batu Akik dan Pasir Emas.
Sekarang para pendulang (sebutan bagi para pekerja) sudah menggunakan alat-alat yang modern, yakni dengan menggunakan mesin pompa pasir yang biasanya berasal dari Pontianak atau Samarinda. Sehingga pencarian intan dan juga emas sudah menjadi lebih mudah. Akan tetapi, dengan alat tersebut membuat lubang bekas galian menjadi sesuatu pemandangan yang menyedihkan, dengan lobang yang begitu besar dan seterusnya tidak dapat dipergunakan lagi untuk kegiatan apapun (sungguh menyedihkan memang). Masyarakat Cempaka tidak dapat berbuat banyak dikarenakan pekerjaan inilah rata-rata mata pencaharian utama penduduk.
Cempaka yang merupakan kawasan penambangan intan dan emas yang terletak 47 km dari Kota Banjarmasin dan 7 km dari Kota Banjarbaru. Di tempat ini pengunjung dapat melihat langsung bagaimana para pekerja mencari Intan atau Emas di lobang-lobang penuh galian dan penuh lumpur. Dari catatan sejarah di tambang ini pernah ditemukan intan terbesar seberat 20 karat pada tahun 1846, rekor ini kemudian dipecahkan pada tahun 1850 dengan ditemukannya intan yang lebih besar lagi seberat 167,5 karat yang disebut dengan Intan TriSakti yang ditemukan di desa Pumpung Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Koment yaaaa...!!! _^-^_